Sejarah dan Fakta Unik Tentang Suku Baduy yang Jarang Diketahui

Suku Baduy merupakan suku pedalaman Indonesia https://whizzletruck.com/ yang berada di Banten, Indonesia. Banyak sekali beragam fakta unik tentang Suku Baduy yang menarik termasuk kehidupan mereka di didalam hutan yang menolak pertumbuhan teknologi dan susah terdokumentasikan. Mungkin lo sering melihat Suku Baduy berjalan kaki berasal dari desa hingga kota besar tanpa alas kaki dengan pakaian simpel berwarna putih atau hitam dan ikat kepala sebagai warisan nenek moyang.

Budaya penuh simpel inilah yang menjadi tidak benar satu kearifan lokal yang mereka lestarikan hingga saat ini di sedang kehidupan kota yang kian berubah. Baru-baru ini, Suku Baduy menolak adanya internet di lokasi mereka dan meminta untuk jaringan internet dihilangkan gara-gara sanggup memicu merosotnya ethical generasi yang sanggup mengakses beragam aplikasi dan konten yang bertentangan dengan adat.

Muda, lo sanggup liat peristiwa hingga fakta berasal dari Suku Baduy di artikel ini.

Sejarah Suku Baduy

Suku Baduy merupakan suku yang berasal dari provinsi Banten, Indonesia. dilansir dari CNN Indonesia, orang Baduy menyebut dirinya Urang Kanekes atau Orang Kanekes. Kata “Baduy” merupakan sebutan dari peneliti Belanda yang mengacu pada kesamaan Suku Baduy dengan kelompok Arab Badawi yang suka berimigrasi atau berpindah-pindah tempat.

Suku Baduy ini bermukmin di kaki pegunungan Kendeng di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak. Sekitar 40 km dari Rangkasbitung, pusat kota di Lebak, Banten. Dilansir dari Detikedu, asal-usul Suku Baduy dikaitkan dengan Nabi Adam sebagai nenek moyang pertama mereka dan diyakini Suku Baduy memiliki tugas bertapa yang bertujuan untuk menjaga keharmonisan dunia.

Selain itu, Suku Baduy juga dikaitkan dengan keberadaan kerajaan Pajajaran pada abad ke 11-12 masehi. Saat itu diperkirakan Kerajaan Pajajaran yang dipimpin Raja Prabu Bramaiya Maisatandraman atau Prabu Siliwangi, mulai menguasai daerah Banten, Bogor, Priangan, hingga Cirebon. Pada abad ke 15, masuklah agama Islam yang dibawa saudagar-saudagar Gujarat dan Sunan Gunung Jati, salah satu Walisongo dari Cirebon.  Masuknya agama Islam ini membuat semakin merosotnya Kerajaan Pajajaran. Dan mengakibatkan banyaknya rakyat meninggalkan kerajaan dan masuk ke hutan belantara arah Selatan.

Baca Juga: https://plengdut.com/universitas-luar-negeri-dengan-mata-kuliah-bahasa-indonesia/

Keturunan mereka hingga saat ini menempati kampung Cibeo dengan ciri-ciri memakai baju sangsang putih hasil jahitan tangan, ikat kepala putih, dan sarung biru tua tenunan sendiri. Mereka dikenal dengan julukan Orang Suku Baduy Dalam, mereka lebih tertutup dari Suku Baduy Luar.

Suku Baduy Dalam merupakan suku yang masih memegang prinsip hukum adat dan kuat menjalankan kearifan lokal mereka. Sedangkan Suku Baduy Luar, memiliki ciri khas pada pakaian yang serba hitam dan ikat kepala biru tua serta sukunya sudah memulai budaya modern seperti naik kendaraan dan bersekolah.

Fakta-Fakta Unik Suku Baduy

1. Suku Baduy Dalam menamai dirinya sebagai orang Kajeroan. Sementara, Orang Baduy Luar disebut bersama dengan orang baduy luar atau Panamping.
2. Masyarakat Suku Baduy puas melaksanakan kegiatan bersama dengan jalur kaki.
3. Masyarakat Suku Baduy masih gunakan peralatan yang simpel dan alamiah.
4. Suku Baduy masih menjaga kemurnian budayanya bersama dengan memastikan satu wilayah keramat yang dinamakan “Tanah Kanekes.”
5. Kekayaan warga Suku Baduy tidak ditentukan berasal dari wujud rumah yang dimiliki. Mereka lebih mementingkan kekayaan spiritual, kelestarian budaya, dan keharmonisan alam.
6. Tradisi di dalam agama yang dilakukan benar-benar sakral dan keyakinan di dalam melindungi keseimbangan pada manusia dan alam.
7. Mereka memegang nilai-nilai yang benar-benar kuat. Seperti, saling menghormati, gotong royong, melindungi kebersihan, melindungi keseimbangan alam dan manusia.
8. Memanfaatkan segala sesuatu berasal dari alam tanpa mengakibatkan kerusakan alam.
9. Suku Baduy mempunyai tradisi upacara persembahan atau Seba, bersama dengan mendatangkan para Panggede, yaitu pemerintahan daerah Banten. Upacara ini udah ada sejak zaman kejayaan kesultanan Banten.

itulah histori sampai fakta unik perihal Suku Baduy yang masih ada di Indonesia.

error: Content is protected !!