Lukisan I GAK Murniasih Bakal Tampil di Biennale Sydney 2024

Jakarta – Nama I Gusti Ayu Kadek Murniasih (Murni) bukan sembarang orang seniman perempuan. Perupaya asal Bali yang meninggal di 2006, Lukisan nyabakal tampil di Biennale Sydney yang ke-24.
Karya seni I GAK Murniasih senang bakal bergabung dengan seniman-seniman internasional lainnya yang berasal dari 130 negara. Nah, biennal yang istilahnya adalah pameran seni dua tahunan terbilang bergengsi nih, guys.

Selama lebih dari 5 dekade, Biennale Sydney jadi bienal paling spektakuler di benua Australia dan yang paling dinanti-nanti kemunculannya.

Karya seni I GAK Murniasih bakal dipajang di Art Gallery New South Wales, yang merupakan salah satu lokasi dari Biennale Sydney. Lukisan-lukisannya yang diboyong oleh Gajah Gallery dinilai paling pas buat tema tahun ini.

Gajah Gallery slot777 login dalam keterangannya bilang kalau karya-karya I GAK Murniasih dan sosoknya penuh dengan humor dan daya pemulihan, pas banget dengan tema bienal Thousand Sun.

“Karyanya menekankan rasa cukup dan jiwa berbagi sebagai alat politik yang ampuh, menentang pola pikir arus utama tentang mentalitas krisis yang sering kali berujung pada ketidakberdayaan,” kata Gajah Gallery.

Nah, pihak galeri juga bilang kalau Lukisan nya yang dipajang di Biennale Sydney kali ini jadi momen bersejarah dalam seni rupa Asia.

“Menghadirkan karya seni pilihan yang dikurasi dengan cermat, kontribusi I GAKU Murniasih dalam pameran ini selaras dengan tema besar yang diusung, yaitu eksplorasi warisan kegembiraan, kekuatan, dan perlawanan kolektif,” tukasnya.

Salah satu lukisan yang diboyong berjudul Kembaranku (2002) yang nampilin satu sosok berwajah tiga dengan sepatu hak tinggi yang dikenakannya.

Biennale of Sydney bakal dibuka untuk umum mulai 9 Maret sampai 10 Juni 2024. Yang ngaku suka seni dan kebetulan tinggal di Aussie, bolehlah mampir ke eksibisi.

error: Content is protected !!