Kerak Telor Makanan Khas Betawi Yang Jarang Di Jumpai

Sejarah Betawi yang begitu dinamis mempengaruhi warisan kulinernya. Makanan khas Betawi dipengaruhi oleh budaya Cina, Eropa, dan Arab. Citarasa gurih dan sedap merupakan ciri khas makanan Betawi. Sebenarnya, Betawi outbackadventuresdr.com memiliki banyak makanan khas yang lezat.

Beberapa makanan khas Betawi adalah Bubur Ase (bubur ayam dengan asinan sawi dan kuah semur), Sayur gabus pucung, es selendang mayang, nasi ulam (mendapat pengaruh Timur Tengah) dan kerak telor.  Kerak telor adalah sebuah jajanan atau biasa disebut makanan ringan disaat santai bagi warga Betawi. Terbuat dari ketan, kelapa, udang kering, merica, garam dan telur. Kerak telor merupakan warisan masa lalu. Kerak telor sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda.

Sejarah Kerak Telor

Tidak ada yang mengetahui secara pasti asal usul kerak telor dikarenakan makanan ini merupakan makanan betawi yang sudah ada pada zaman colonial Belanda dan merupakan makanan yang disukai oleh para masyarakat Belanda.

Dahulu, Jakarta atau dulu dikenal dengan Batavia masih mempunyai banyak pohon kelapa yang tumbuh memenuhi wilayah Batavia, dikarenakan banyakanya pohon kelapa yang tumbuh masyarakat Betawi sangat memanfaatkan hasil dari buah kelapa itu.

Sekitar tahun 1970-an masyarakat Betawi mulai memberanikan diri menjajakan kerak telor di kawasan Tugu Monas, perlahan tapi pasti makanan yang satu ini mulai menjadi daya Tarik orang-orang yang datang ke Jakarta, tidak hanya sampai disitu saja makanan yang satu ini juga semat menjadi makanan orang elit pada jaman dulu (Ortega, 2012).

Ada dua jenis kerak telor yang kita kenal sampai sekarang, kerak telor ayam : terbuat dari telor ayam dan kerak telor bebek : terbuat dari telor bebek. Selain itu telor ini merupakan satu pilihan dari orang colonial Belanda dalam catatan tahunan merupakan hasil peternakan yang mudah didapat.

Budaya Makan Kerak Telor

Budaya makan kerak telor yaitu salah satu jenis makanan tradisional yang kerap disebut omlet bebatavia, dimana kebudayaan Betawi mendapat pengaruh oleh beberapa aspek tradisional, Alkultrusi budaya dari Eropa, Cina dan Arab, Mimikri dan Local Globalize Cuisine.

Kebudayaan Betawi tidak berpatokan pada 4 aspek itu ketika berkembang di Indonesia sehingga berpatokan pada asal nama sulitmenentukan keabsahan dan keaslian suku bangsa Betawi. Sifat campur aduk dalam dialek Betawi adalah cerminan dari kebudayaan Betawi secara umum, yang merupakan hasil perkawinan berbagai macam kebudayaan, baik yang berasal dari daerah lain di Nusantara, maupun kebudayaan asing.

Dengan keragaman yang luar biasa ini, artinya orang Betawi dapat menyerap kebudayaan asing yang diadaptasikan dengan lingkungan dan kebudayaan sendiri, bidang perdagangan, juga bidang kebudayaan, dan bidang pariwisata DKI Jakarta.  Dalam pembinaan dan pengembangan kuliner Betawi upaya yang dilakukan adalah dengan mengadakan Festival Kuliner Betawi dan Festival Kerak Telor.

Metode Masak

Metode masak adalah proses pengolahan makanan yang menghasilkan masakan enak, bergizi danmenarik perlu dilakukan proses-proses tertentu dari bahan mentah menjadi makanan yang siap dikonsumsi. Metode memasak dalam pembuatan kerak telor disini adalah teknik dan proses memasak secara umum, peralatan dapur yang digunakan, rasa makanan yang berlaku dan lain-lain.

Kerak telor ini sendiri memiliki metode memasak yang cukup unik. Sedangkan tekhnik pemasakannya tidak ada tekhnik khusus yang dipakai. Hanya saja menggunakan tekhnik membalik wajan agar mematangkan telornya. Saat ini kuliner kerak telor dapat dikatakan sudah semakin berkembang.

Baca Juga : Resep Ayam Betutu, Hidangan Istimewa dari Pulau Dewata

Peralatan masak yang digunakan dalam pembuatan kerak telor diantaranya adalah : wajan, anglo adalah tungku dengan fungsi seperti kompor yang terbuat dari terakota (tanah liat). Berbeda dari kompor, anglo tidak memiliki ruang pemanas tertutup, sehingga api pembakar terbuka langsung dari bahan bakarnya.

Prinsip pemakaian anglo sama seperti tungku batu sederhana, hanya saja dibuat ruang di bagian bawah untuk menampung abu sisa pembakaran bahan bakar padat, seperti arang atau batu bara, arang rambutan : Penjual kerak telor arang kayu rambutan akan membuat makanan anda menjadi lebih harum, sutil/sodet, rotan bamboo alat ini agak langka di pasaran karena menurut penjual kerak telor wajib menggunakan alat ini dikarenakan tahan panas dan dapat di gunakan untuk mengaduk serta untuk memipihkan kerak telor menjadi rata.

Kandungan gizi kerak telor

Kerak telor tak hanya lezat di lidah saja, kandungan gizinya pun cukup baik. Dalam beras ketan putih terkandung karbohidrat 80%, lemak 4%, protein 6% dan air 10%. Dalam sekitar 280 gram beras ketan, terdapat satu gram serat. Beras ketan juga mengandung berbagai mineral seperti kalsium, magnesium, zat besi dan fosfor, meski hanya dalam jumlah kecil. Kemudian beras ketan juga mengandung vitamin, seperti vitamin B6, B12, tiamin, riboflavin, folat, niacin sama seperti beras lainnya.

Sementara kita tahu, bahwa telur salah satu sumber protein hewani. Kandungan kalori dalam satu butir telur bebek, rata-rata sebesar 130 kalori/70 gram telur bebek. Jumlah tersebut baru memenuhi sekitar 6% kebutuhan kalori harian tubuh. Tidak hanya itu, telur bebek juga kaya akan vitamin B12, selenium dan kolin.

Dalam sekitar 40 gram daging kelapa, terkandung cukup banyak serat, zat besi, serta kalium. Meski lemak jenuhnya cukup tinggi, kandungan kolestrol daging kelapa bisa dibilang cukup rendah. Kelapa tidak mengandung banyak sodium, juga hanya mengandung sedikit karbohidrat. Sehingga umumnya, yang sedang menjalani diet karbo pun tetap bisa mengonsumsi kelapa.

Daging kelapa ini juga kaya akan kandungan protein. (Putri, 2019) Dengan demikian kerak telor merupakan makanan yang kaya akan karbohidrat dan protein. Kedua zat tersebut tentu berguna sekali bagi tubuh manusia.

Manfaat kerak telor

Ternyata mengkonsumsi kerak telur juga bisa memberikan manfaat terutama bagi kesehatan diantaranya bisa mencegah anemia, membantu mengontrol nafsu makan, dapat menyehatkan sistem pencernaan, sebagai tambahan energi, mengatur aktifvitas hormon tiroid, menangkali radikal bebas, serta menjaga kesehatan tulang.

error: Content is protected !!